- Simpan aksesoris yang sudah selesai dipakai dalam plastik berperekat satu persatu agar tidak mudah kotor dan tidak mudah menyatu antara satu dengan lainnya.
- Setelah dimasukkan satu persatu ke dalam plastik berperekat, simpan aksesoris tersebut dalam wadah aksesoris khusus, misal kotak plastik.
- Jika permukaan aksesoris flanel sudah mulai berbulu, guntinglah permukaan yang berbulu tadi dengan gunting tajam secara perlahan sampai bulu-bulu halusnya menghilang.
- Jika kotor, cuci aksesoris yang memungkinkan untuk dicuci. Caranya:
- Rendam sebentar aksesoris flanel dalam wadah berisi air hangat dengan deterjen tanpa pemutih.
- Hindari menyikatnya, cukup kucek lembut perlahan-lahan dengan jari agar kotoran dan debunya hilang.
- Boleh direndam sebentar saja dalam larutan pelembut pakaian agar tetap lembut permukaan kainnya.
- Peras lembut dan jemur. Hindari menjemur di bawah sinar matahari secara langsung untuk mencegah pudarnya warna kain.
- Alat dan bahan yang dibutuhkan:
- Kain perca
- Gunting
- Peniti bros
- Lem tembak
- Benang jahit
- Jarum jahit
- Langkah-langkah untuk membuat bros dari kain perca:
- Pertama, siapkan kain perca atau kain bekas yang sudah tidak terpakai.
- Gunting kain perca menjadi persegi panjang berukuran 30x10 cm, lalu dilipat sehingga menjadi persegi panjang 30x5 cm.
- Kemudian jahit jelujur pinggiran (30 cm) kain tersebut.
- Setelah pinggirannya terjahit, tariklah secara perlahan benang jahitnya agar kain tidak rusak.
- Lalu bentuklah sehingga kain tersebut melingkar seperti bunga (ikat mati agar tidak mudah lepas dari jahitan).
- Tempelkan peniti bros dengan kain yang sudah dibentuk menjadi bunga tadi menggunakan lem tembak.
- Bros akhirnya siap untuk dipakai :)